"TERWUJUDNYA BANGGAI MAJU, MANDIRI DAN SEJAHTERA BERBASIS KEARIFAN LOKAL"
Dimaknakan sebagai tingkat pencapaian pembangunan daerah Kabupaten Banggai yang diukur berdasarkan indikator sosial ekonomi, budaya dan politik. Dari indikator sosial, kemajuan daerah diukur dari kualitas sumber daya manusianya yang berkepribadian bangsa, berahlak mulia dan berkualitas pendidikan tinggi. Berdasarkan indikator ekonomi, kemajuan diukur dari tingkat pendapatan rata-rata dan distribusi PDRB. Daerah maju ditandai dengan berkembangnya sektor industri, jasa, serta pelayanan publik yang efektif, efisien, cerdas, sehat, terampil dan profesional.
Dimaknakan sebagai kondisi di mana Kabupaten Banggai mampu mewujudkan kehidupan yang lebih baik, sejahtera dan berkualitas yang sejajar dengan daerah maju lainnya dengan mengandalkan kemampuan dan kekuatan sendiri. Kemandirian mengenal adanya saling ketergantungan dan kerjasama antar daerah. Dalam hal pembiayaan pembangunan, diartikan sebagai optimalisasi sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) terhadap APBD.
Dimaknakan sebagai kondisi di mana masyarakat Kabupaten Banggai mampu meningkatkan taraf kehidupan, memperoleh lapangan pekerjaan, pelayanan sosial, pendidikan dan kesehatan berkualitas, kebebasan mengemukakan pendapat, serta perlindungan hukum. Kesejahteraan ditunjukkan oleh berkurangnya kesenjangan antar daerah/wilayah serta terbinanya kekuatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Dimaksudkan bahwa perwujudan Kabupaten Banggai yang Maju, Mandiri dan Sejahtera harus didasarkan oleh nilai-nilai kearifan lokal dan budaya masyarakat Kabupaten Banggai (Babasalan). Kearifan lokal melandasi seluruh kebijakan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, pertanian, pengelolaan sumber daya alam, dan perekonomian daerah dengan mengacu pada nilai sosio-kultural setempat secara turun temurun.
Membangun sumber daya manusia berkualitas, produktif dan Sejahtera
Menciptakan kemandirian ekonomi yang produktif dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi
Mempercepat pertumbuhan dan pemerataan infrastruktur serta penanggulangan bencana
Meningkatkan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan yang berbasis lingkungan
Pengembangan pariwisata dan budaya serta nilai keagamaan
Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel